Apakah upah yang akan diterima oleh hamba yang jahat itu? Matius 24:50-51 mengatakan, “Maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.” Ketika Tuhan datang kembali, Dia akan mengerat (membunuh, LAI) hamba yang jahat itu. Mengerat di sini mengacu kepada dikerat dari Kristus yang mulia, dari kemuliaan dan penyertaan-Nya yang mulia dalam kerajaan-Nya.
Hamba yang jahat tidak dapat berbagian dalam Kristus dan kemuliaan kerajaan-Nya dalam manifestasi kerajaan yang akan dinikmati oleh hamba-hamba-Nya yang setia (Mat. 24:45; 25:21, 23). Tuhan tidak akan membunuh hamba yang jahat itu, sebaliknya Dia akan mengeratnya dari kemuliaan di mana Kristus sendiri berada. Ini sama dengan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap. Siapa pun yang dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap akan dikerat dari Tuhan, dari hadirat-Nya, dari persekutuan-Nya, dan dari lingkungan kemuliaan di mana Tuhan berada. Ini bukan dibinasakan kekal, tetapi dibuang sebagai orang yang tidak mendapatkan pahala.
Jika kita mau mengambil beban untuk mengabarkan Injil dengan antusias, kita bukan hanya akan mampu mengecap sukacita dan berkat keselamatan dalam jaman ini, tetapi juga pada saat kita berjumpa dengan Tuhan, sejumlah besar orang akan berbaris di belakang kita. Mereka semuanya beroleh selamat melalui kita. Saat itu kita benar-benar akan sangat gembira. Sebaliknya, jika kita tidak memberitakan kepada satu orang pun hari ini, dan tidak mau menyelamatkan seseorang, meskipun kita melihat dia sudah hampir mati, kita akan kesulitan bila berhadapan dengan Tuhan. Saat itu tidak ada kesempatan lagi bagi kita untuk melakukannya. Tuhan mengingatkan kita dalam Matius 24, bahwa kalau kita makan dan minum dengan para pemabuk dan hamba-hamba yang jahat, pada saat yang tidak kita ketahui, Tuhan akan datang dan menyisihkan kita, dan akan menentukan bagian kita bersama orang-orang yang munafik (Mat. 24:49-51).
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apa yang terjadi dengan hamba yang jahat itu? (Mat. 24 : 50 – 51)
- Kebenaran apa yang Anda dapat melalui ayat ini?
BACAAN ALKITAB SETAHUN: 2 Samuel pasal 7 – 9
“Hamba yang jahat akan kehilangan kenikmatan pahala di dalam Kerajaan.”