Apakah seseorang akan terangkat atau tidak adalah persoalan kelayakan. Jika kita adalah orang yang berjaga-jaga senantiasa dan berdoa, Allah akan menganggap kita layak ditempatkan di hadapan Anak Manusia; kita akan dianggap layak terangkat. Apa yang dimaksud layak? Allah tidak dapat membawa kita ke tempat yang tidak kita kehendaki. Di sorga tidak ada tempat untuk melakukan kesenangan duniawi dan dosa. Bagi orang yang mencintai dunia dan dosa, sorga adalah tempat yang membosankan. Banyak orang tidak cukup rohani dan sorgawi untuk diangkat ke sorga. Jika yang dipikirkan seorang Kristen hanyalah harta, kedudukan, dan nama, tentu dia tidak akan tertarik pada sorga.
Jika hari ini kita tidak ada kecenderungan sedikitpun kepada Tuhan, tidak ada perasaan apapun terhadap hal-hal sorgawi, maka kita tidak dapat mengatakan bahwa Allah tidak memberkati kita, melainkan karena kita tidak berminat dan tidak menginginkannya. Terangkat adalah persoalan kelayakan. Misalnya, sebuah balon gas tentunya bisa membubung ke atas, tetapi bila sebuah batu besar diikatkan padanya, balon itu tidak akan naik. Karena itu, keterangkatan tidak tergantung pada apakah seseorang mempunyai hayat atau tidak, melainkan tergantung pada apakah di dunia ini ada perkara-perkara yang mencengkeram dia. Tuhan berkata, “Supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi” (Luk. 21:34). Ini adalah persoalan apakah ada sesuatu yang mencengkeram hati kita.
Jika hari ini kita tidak mau membuang dunia dan hidup bagi Kristus, Kristus akan meninggalkan kita di bumi untuk melewati kesusahan besar. Pada saat itu, kita pasti akan membuang dunia dan menyadari bahwa cara hidup yang paling baik adalah hidup bagi Kristus. Jangan menunggu kesusahan besar datang baru bertobat. Bertobatlah sekarang! Cepat atau lambat, setiap kaum beriman yang sejati harus bertobat, membuang dunia dan hidup bagi Kristus.
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apa nasihat firman Tuhan bagi kita? (Luk. 21 : 34 – 36)
- Bagaimana hidup Anda hari-hari ini?
BACAAN ALKITAB SETAHUN: 1 Samuel pasal 28 – 31
“Jika kita memegang barang-barang dan perkara-perkara di bumi, Allah tidak akan memaksa membawa kita pergi.”